Fiqih

Mengenal Bedanya Kotor Dan Najis

Ilmu fiqih yang harus kita tahu sejak kecil salah satunya adalah tentang najis. Karena ini masuk ke dalam syara utamat untuk melakukan ibadah, yaitu harus suci atau bersih dari najis. Dan semua itu ada aturannya. Kajian rutin @cahhijrah pada tanggal 1 Agustus 2019 membahas tentang najis.

Apa itu najis? Dan bagaimana car menghilangkannya?

Teman Hijab harus tahu ada 3 najis yang bisa menjadi suci yaitu; Khomer yang dibiarkan dengan sendirinya menjadi cuka; Kulit binatang yang disamak; Najis yang berubah jadi hewan.

Najis ada berbagai jenis; 1. Najis besar (air liur anjing, seluruh badan babi dan anak keturunannya), 2. Najis ringan (air kencing bayi laki-laki yang tidak makan selain ASI dan berumur dibawah 2 tahun), 3. Najis sedang (semua najis selain dua najis sebelumnya).

Najis sedang bisa menyebar sehingga untuk menghilangkannya harus dibersihkan sampai bersih dan tidak bau kemudian siram menggunakan air. Untuk najis seperti air kencing dihilangkan dulu menggunakan kain sampai kering kemudian baru dibersihkan dengan air, karena najis ini bisa menyebar.

Untuk menghilangkan najis besar caranya wudhu 7x salah satunya menggunakan debu/pasir (yang terakhir). Dikarenakan penyakit yanag ada dalam anjing tidak akan hilang jika tidak pakai pasir atau bisa mandi 1x di sungai.

 

Lailina Qadrin, 26th Vlogger/Influencer

“True beauty is when you afford to restrain yourself for good.”


BERI KOMENTAR